Kayu Secang

Setelah membuat posting yang berjudul Menjadikan blog sebagai mesin pencetak uang, saya mencoba berbisnis melalu blog dengan melakukan sebuah promosi dengan menawarkan suatu hasil bumi, yang berupa kayu secang. Adapun sebagian besar isi dari manfaat kayu secang, saya peroleh melalui googling di internet. Ok, silahkan disimak, bos!! Siapa tahu berminat untuk order kayu secang, hehehehehe…

Kayu Secang yang dalam bahasa latinnya CAESALPINIA SAPPAN L, sejak lama tumbuh liar dan biasanya digunakan masyarakat untuk tanaman pagar pembatas. Secang hidup di daerah pegunungan berbatu yang tidak mempunyai hawa terlalu dingin dan tanaman ini hidup sampai ketinggian 1.000 m dpl. Secang mempunyai tinggi pohon 5 sampai 10 m, mempunyai batang dan cabang berduri tempel yang bentuknya bengkok dan letaknya tersebar. Batang kayu secang berbentuk bulat, berwarna hijau kecoklatan. Daun majemuk menyirip ganda, panjang 25-40 cm, jumlah anak daun 10-20 pasang yang letaknya berhadapan. Anak daun tidak bertangkai, bentuknya lonjong, pangkal rompang, ujung bulat, tepi rata dan hampir sejajar, panjang 10-25 mm, lebar 3-11 mm, warnanya hijau. Bunganya bunga majemuk berbentuk malai, keluar dari ujung tangkai dengan panjang 10-40 cm, mahkota bentuk tabung, warnanya kuning. Buahnya buah polong, panjang 8-10 cm, lebar 3-4 cm, ujung seperti paruh berisi 3-4 biji, bila masak warnanya hitam. Biji bulat memanjang, panjang 15-18 mm, lebar 8-1 1 mm, tebal 5-7 mm, warnanya kuning kecoklatan. Panenan kayu dapat dilakukan mulai umur 1-2 tahun.

Kayu secang mempunyai berbagai macam khasiat antara lain : sebagai pewarna pada bahan anyaman, kue, minuman atau sebagai tinta. Karena Kayu secang apabila direbus akan memberikan warna merah gading muda. Selain khasiat tersebut di atas, kayu secang ternyata juga berkhasiat untuk obat berbagai macam penyakit. Beberapa penyakit yang dapat diobati adalah : Diare, disentri, TBC, luka dalam, sifilis, darah kotor, berak darah, memar berdarah, malaria, tetanus, tumor, radang selaput lender mata.

Adapun kandungan yang terdapat pada kayu secang:: Asam galat, tanin, resin, resorsin, brasilin, brasilein, d-alfa-phellandrene, oscimene, minyak atsiri. Daun: 0,16%-0,20% minyak atsiri yang berbau enak dan hampir tidak berwarna, dan mempunyai efek farmakologis yaitu menghentikan perdarahan, pembersih darah, penawar racun dan sebagai antiseptik .

Pada kesempatan ini saya mencoba untuk menawarkan kepada calon pembeli kayu secang, Di bawah ini foto contoh dari kayu secang dengan tinggi 60 cm dan berdiameter 3″ atau 7,5 cm yang siap saya sedikan, apabila anda berminat.

Galih-kayu-secang

Bila anda berminat silahkan hubungi email saya : tephoz2001@yahoo.com, dengan mengajukan penawaran spesifikasi dan harga.

Nama
Email
Judul
Pesan
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:

[ Refresh Image ] [ What's This? ]

Bookmark and Share

Artikel Kami Lainnya:

One Response to “Kayu Secang”

Leave a Reply